Naskah Drama Putri Tidur Dan & Kurcaci
Disuatu
kerajaan disuatu daerah,tinggalah seorang putri yang sangat cantik dan
kecantikannya tiada yang menandinginya.
Babak 1
Ibu Tiri : (Bercermin) “Wahai Cermin
ajaib,Katakanlah sejujurnya siapa yang tercantik di Negeri Ini ?” (Senyum-Seyum
melotot pada cermin).
Cermin ajaib : “Wahai Tuanku,Ratuku, Putri
Salju adalah wanita tercantik di Negeri ini dan kecantikannya sangat luar
biasa.”
Ibu Tiri : (Kaget) “ Apa yang kau katakan ?
Dasar Cermin bodoh!! Jelas aku yang paling cantik di Negeri ini” ( Memalingkan Muka dari crmin)
Cermin ajaib :” Wahai Ratuku , Kau memang
cantik dan akan menjadi tercantik di Negeri ini jika Putri salju telah mati .”
Babak 2
Disisi
lain Putri salju berjalan-jalan di taman untuk mengambil mawar merah
kesukaannya .
Putri salju : ( Tersenyum sambil
mengelilingi taman)” Wah… Taman ini sungguh indah,aku sangat menyukai taman
ini,seperti di Negeri dongeng . Wauw itu mawar merah cantik sekali ( berjalan
kearah bunga mawar merah ).
Dari
belakang datanglah seorang Dayang istana mencari Putri salju .
Dayang : “ Tuan Putri salju , Tunggu !! (
Tangan terangkat menahan puti saljju )
Putri Salju : ( Menoleh) Ada apa Dayang ??
mengapa kau menghentikan aku ? aku ingin mengambil bunga mawar merah yang
cantik itu .”
Dayang : (Berjalan kearah Putri salju
memegang Pundak Putri salju ) “ Tuanku Putri salju, Kau jau lebih cantik dari
mawar merah itu . Marilah kita kembali keistana, hari akan segera
larut,Ibundamu nanti akan mencarimu.
Putri salju : (Tersenyum) Baikalah Dayang
mari kita pulang .
Akhirnya
Putri salju dan Dayang istana meninggalkan tempat itu dan pulang ke istana .
Babak 3
Sang
Ratu , Ibu Tiri putri salju mondar-mandir memikirkan suatu cara untuk membunuh
Putri Salju dan Ia memamnggil Dayangnya.
Dayang : ( Datang menemui Ratu dengan Wajah menunduk takut ) “ Ratuku ,
apakah anda memanggil saya ?”
Ratu/Ibu Tiri : “ Ya,, aku memanggil untuk
suatu misi .”
Dayang : “ Maaf Ratuku , Misi apa yang anda
maksud ?”
Ratu/Ibu Tiri : “Malam ini kau harus
membawa putri salju pergi dari daerah ini . Bawa ia ke hutan supaya ia di makan
binatang buas disana . hahahahahaha ( Tertawa Lepas)
Dayang : “Tapi Ratuku, Putri salju…Mana
mungkin.. ( Bingung menatap Ratu )
Ratu/Ibu Tiri : “ Jika kau tidak
melakukannya , aku akan membunuh kau dan keluargamu” ( Melotot menunjuk kearah
Dayang)
Dengan
muka yang amat sedih, Dayang pergi mempersiapkan untuk membawa Putri salju ke
Hutan dengan membawa sedikit bekal untuk Putri salju .
Babak 4
Dayang
Istana akhirnya membawa Putri salju ketengah Hutan pada malam hari dengan
merasa sedih dan bersalah .
Putri salju : ( Bingung menatap kearah
dayang sambil berjalan menyusuri hutan ) “
Dayang , kita hendak kemana ? mengapa Ibunda menyuruh kita ke Hutan
semalam ini ?
Dayang : “ Tuan Putri , maafkan saya , saya
hanya mengikuti perintah , tinggalah dulu sejenak disini , aku akan mencari
mata air , karna air kita sudah habis .”
Putri salju : “ Ijinkan aku ikut bersamamu
Dayang,!”
Dayang : “ Tidak Tuan Putri , kau istirahat
saja disini , aku hanya sebentar !
Putri salju : Baiklah dayang, Hati-hati,
aku akan menunggumu disini ! (Tersenyum pada Dayang)
Dayang : Jaga dirimu Tuan Putri salju , kau
sangat baik dan manis , ( Berkaca-kaca sambil pergi meninggalkan putru salju )
Putri salju : ( Melambaikan Tangan) Baiklah
dayang .
Setelah
Berjam-jam Putri salju menunggu, namun Dayangnya tak kunjung datang, akihirnya
Putri salju berjalan sendiri menyusuri hutan untuk mencari Dayang Istana .
Babak 5
Disuatu
Pagi saat Putri salju menyusuri hutan ia melihat suatu rumah Kecil yang amat
unik , ia memasuki rumah tersebut, Rumah itu tampak kosong, Putri salju Bingung
karena melihat semua barang dirumah itu
serba kecil , Ia membersihkan rumah itu dan akhirnya ia tertidur di tempat itu
Hingga sore hari Pulanglah 7 kurcaci , ia mencium bau aroma makanan yang sangat
lezat dan mereka memakannya , setelah kenyang mereka kembali ketempat tidur,
tetapi alangkah kagetnya mereka melihat seorang wanita cantik tertidur di
tempat tidur mereka .
Kuracaci 1/Ti : ( Sambil membawa roti
kekamarnya)” Kurcaci li , Ni, Ri , Bi ,Pi, Yu ouwww makhluk apa itu ?” (
Berteriak dan melempar Roti )
6
Kurcaci yaitu Li,Ni,Ri,Bi,Pi,Yu berlari ke kamar untuk mengetahui apa yang
terjadi pada Kurcaci Ti sehingga ia berteriak .
Kurcaci Pi : (Mengampiri Kurcaci Ti ) “ Ada apa kurcaci Ti
? mengapa kau berteriak sekeras itu ?
Kurcaci Ti : (menunjuk kearah Putri salju)
“ Lihat lah itu teman-teman ? makhluk apa ini ? mengapa ia bisa ada disini
dirumah kita yang berada ditengah hutan seperti ini ?”
Kurcaci Bi : “ Teman-teman ini namanya
adalah manusia, ia pasti tersesat dihutan dan beristirahat di rumah kita karna
di hutan ini hanya ada satu rumah yaitu rumah kita .”
Kurcaci Li : “ Manusia ?? bukankah manusia
itu memiliki badan yang sangat besar dan sangat jelek ? tapi ini sangat
menawan!! (Tersenyum genit)
Kurcaci Yu : “ ah kau ini Li dasar bodoh,
itu namanya Raksasa bukan Manusia !!
Kurcaci Ni : “ Tapi Manusia ini menawan
sekali trnyata ya..
Karna
suasana berisik akhirnya Putri salju terbangun dari tidurnya dan begitu
kagetnya ia melihat banyak liliput disekelilingnya .
Putri Salju : (Menguap dengan mulut
terbuka) Huahh…. (Kaget melotot dan menutup mulutnya)
Kurcaci Ri : “Eh manusia sudah terbangun …
( berlari mengambil minum dan kembali lagi ) Ini minumlah terlebih dahulu lalu
ceritakan pada kami siapa kau ini ? “ ( Meenyodorkan minum)
Putri salju : ( Mengambil minuman dari
tangan Kurcaci Ri) “Trimakasih Kurcaci ,Aku adalah Putri salju , aku dari
Negeri Mongia, aku dating bersama Dayang istanaku , tapi aku tidak tau mengapa
meninggalkan aku .” (Berkaca-kaca).
Kurcaci Ni : “Minumlah dulu Putri salju ,
istirahatlah dulu , tinggalah sampai kau mau , sampai kau menemukan Rumahmu dan
keluargamu .”
Putri salju : “Terimksh banyak, tapi aku
tidak ingin pulang kerumah, aku ingin disini saja. Bolehkah aku tinggal bersama
kalian? Aku akan bekerja disini untuk membayarnya.” ( Memohon)
Kurcaci Yu : “ Kau tak perlu membayar untuk
tinggal disini, kau boleh tinggal disini tanpa membayarnya , kami sangat senang
karena sebelumnya belum pernah ada manusia berhasil masuk hingga tempat ini .”(Tersenyum)
Putri salju : “ Trimaksih kalian baik
sekali, tapi aku akan tetap bekerja disini untuk kalian untuk membayar rasa
trimakasih ku terhada kalian .” ( Tersenyum gembira)
Kurcaci Ti : “ Baikalah jika itu
keinginanmu Putri salju .”
Putri salju : “ Apakah kalian ini liliput
atau kurcaci ? “
7 Kurcaci : ya , kami Kurcaci ( saling
menoleh dan tertawa )
Mereka
pun berbincang-bincang dan tertawa bersama-sama sehingga mereka saling akrab
.Disisi lain Sang Ratu Ibu Tiri putri salju mengetahui bahwa putri salju masih
hidup, ia memikirkan banyak rencana untuk membunuh Putri salju .Akhirnya ia
membuat sebuah apel merah yang menawan berisi ramuan Mematikan.
Babak 6
Suatu
hari Putri salju sedang sendirian membersihkan rumah, saat itu Kurcaci pergi
untuk bekerja , Datanglah seorang nenek Tua menghampiri Putri salju dengan
membawa sebuah apel merah menawan dikranjangnya .
Nenek/Ratu : “Putri yang cantik, maukah kau
membeli apel ku ini ? aku memetiknya langsung dari kebun.”
Putri salju : (menghampiri nenek) “Tapi aku
tidak memiliki uang sepeserpun nenek,maafkan aku .”(wajah sedih )
Nenek/Ratu : “ Tidak apa nak, karna kau
sangat cantik, maka kau bisa memiliki apel ini tanpa memberiku uang .” (
Menyodorkan apel )
Putri salju : ( Memegang tangan nenek dan
apel ) “ Tidak nenek, aku tidak bisa menerima nya, jika aku tidak membayarnya .
“
Nenek/Ratu : “ Jika kau tidak menerima apel
ini , aku pasti akan sangat sedih , aku mohon terimalah dan cicipilah dulu.”
(kembali menyodorkan apel )
Putri salju : “ Baiklah nenek,jika itu
keinginan mu , aku akan menerimanya supaya kau senang .” ( Mengambil Apel dari tangan nenek )
Nenek/Ratu : (Tersenyum) “ Trimakasih Putri
yang cantik, cicipilah dahulu, Rasanya pasti sangat manis .”
Putri salju : “ Baiklah aku akan
mencicipinya nek.” ( Menggigit apel ) Um Rasanya agak sedikit aneh.” ( Bingung
)
Nenek/Ratu : “ Ini adalah apel istimewa
untuk mu Putri salju, apel ini akan membuatmu mati .. hahahaha” ( Tertawa
lepas)
Putri salju : “ Kepalaku sangat pusing “ (
Jatuh Pingsan )
Putri
salju terjatuh dan Sang Ratu Ibu Tiri Putri salju pergi meninggalkanya dengan
hati gembira dan puas .
Babak 7
Hari
mulai sore , waktunya 7 kurcaci untuk pulang kerumah . alangkah kagetnya mereka
melihat putri salju tergeletak dan mereka membawa putri salju ke dalam rumah .
Kurcaci Pi : ( Kebingungan dan wajah sedih
) “Apa yang terjadi pada Putri salju ? “
Kurcaci Bi : ( mengangkat apel ) “ Aku
menemukan ini di dekat Putri salju tergeletak tadi, ia pasti telah memakan apel
ini .”
Kurcaci Bi : “ Apakah Putri salju masih
hidup ?” ( tatapan pada 6 kurcaci dan Menghampiri putri salju)
Kurcaci Li : “apa yang akan kau lakukan Bi
?”
Kurcaci Bi : ( Menatap kurcaci Li ) “ Aku
akan mencoba memeriksanya , “ (memeriksa nafas dan denyut putri salju )
Kurcaci Yu : “ Bagaimana keadaanya Bi ? “
Kurcaci Bi : ( Dengan wajah sedih) “ Putri
salju sudah mati !!
Kurcaci Ti : ( Kaget mendekati Kurcaci Bi )
Apa kau bilang ? dia sudh mati ? ini tidak mungkin !! ( menitihkan air mata)
Kurcaci Bi : ( Mengangguk lalu menunduk )
Para
Kurcaci tersebut akhirnya menangis dan meratapi putri salju .
Babak 8
Seorang
pangeran datang menyusuri hutan dari jauh mencari Putri salju , Pangeran itu
ialah Pangeran Nikolas, Ia selalu bermimpi tentang putri salju dan tentang Ibu Tirinya yang jahat yang selalu
ingin mencoba membunuh putri salju .
Pangeran Nikolas : ( berjalan menyusuri
hutan ) “ Dimanakah aku harus menemukan sang Putri salju yang cantik jelita itu
.? ( berhenti menoleh kearah rumah 7 kurcaci)
Pangeran
Nikolas berjalan menuju Rumah 7 kurcaci dan memasuki rumah itu , alangkah
kagetnya ia ketika ia membuka pintu, ia melihat putri salju terbaring dengan
ditangisi oleh 7 kurcaci .
Pangeran Nikolas : (Berlari pada putri
salju ) “ Putri salju … kau Putri salju.. !!” ( Kebingungan melihat arah
kurcaci) Apa yang terjadi padanya ? mengapa ia terbaring seperti ini?”
Kurcaci Bi : ( Berjalan kearah pangeran
Nikolas dan memegang pundaknya) “ Sabarlah, Putri salju sudah tiada.”
Pangeran Nikolas : ( Menatap kearah Kurcaci
Bi ) “ Bagaimana mungkin ia bisa mati ? tidak.. dia tidak mati!!”
(menggelengkan kepalanya)
Kurcaci Ti : (Menyodorkan apel) “ Putri
salju memakan buah apel ini ,
Pangeran Nikolas : ( Mengambil apel ) “ Ini
semua pasti ulah dari Ratu penyihir jahat itu.” ( Meremas apel lalu membuangnya
berbalik pada putri salju) “ Putri salju… bangunlah, aku Nikolas akan membawamu
keistana untuk ku jadikan istriku “ ( Menangis hingga air matanya mengenai
tangan Putri salju )
Putri salju : ( membuka mata dan melihat
sekelilingnya )
Kurcaci Ri : (Menunjuk kearah Putri salju)
“ Hey Lihatlah .. Putri salju Membuka matanya , ia bangun dari tidurnya “ (
Wajah berseri-seri)
Pangeran Nikolas : ( Menoleh kearah Putri
salju ) “ Putri salju,,
Putri salju : (Bingung ) “ Siapa kau ? Apa
kau adalah Pangeran Nikolas ?”
Pangeran Nikolas : ( Mengangguk-angguk) “
Ya, aku adalah pangeran Nikolas , apa kau juga selalu memimpikan aku sama
seperti aku selalu memimpikanmu ?”
Putri salju : ( Tersenyum dan mengangguk)
Pangeran Nikolas : “ Maukah kau ikut
bersama dengan ku ke istana Ku ?? Kau akan ku jadikan Istri ku disana untuk
selama-lamanya.”
Putri Salju : “ Baiklah, aku menerima mu .
“
7 Kurcaci : “Ye …..,,, “ ( Tertawa bahagia)
Akhirnya
Putri salju dan Pangran Nikolas Pergi ke istana , Disana Pangeran Nikolas
menikahi Putri salju dan menjadikan Putri salju sebagai istana. Akhirnya mereka
bahagia untuk selama-lamanya.
THE END
krititk dan saran tulis di komentar
Komentar
Posting Komentar